`

10 Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Samarinda Butuh Bantuan Medis

10 Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Samarinda Butuh Bantuan Medis Rapat Gabngan Bahas Darurat Banjir Samarinda

STV.CO.ID, Samarinda – Minggu (9/6/2019), bertempat di Ruang Rapat Balaikota Samarinda, Pemkot Samarinda menggelar rapat gabungan untuk membahas darurat banjir yang ditetapkan mulai tanggal 8 juni.

Dalam rapat yang dipimpin Sekkot Samarinda, Sugeng Chairuddin, turut dihadiri beberapa instansi terkait antara lain Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri.

Sugeng Chairuddin, mengatakan dari laporan yang ia peroleh banjir yang terjadi di Samarinda merendam permukiman hingga jalan. Pemkot saat ini, masih berfokus pada penanganan banjir di daerah permukiman warga.

"Update sore ini ga ada masalah di bandara, tinggal yang terdampak di Bengkuring 15 RT, 700 KK, 2.300 jiwa. Griya Mukti 12 RT 6 ribu jiwa, gunung Lingai 2 ribu jiwa," papar Sugeng Chairuddin.

BACA JUGA: Pasang Naik Air Sungai Mahakam Perparah Banjir Samarinda

BACA JUGA: Solusi Jangka Pendek, Pemkab Kukar akan Kembalikan Fungsi Sungai

Sugeng menyebut banjir cukup parah yang terjadi hari ini dipengaruhi 3 faktor alam yaitu, level sungai Mahakam naik, curah hujan tinggi di hulu sungai Mahakam, dan ditambah curah hujan di Samarinda yang tinggi.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Samarinda, Hendra AH, mengatakan untuk daerah Samarinda Utara menjadi kawasan yang teparah terdampak banjir. Dirinya pun meminta agar paramedis, dapat segera turun karena warga utamanya yang sudah terdampak banjir sejak kemarin mulai terserang penyakit.

"Warga yang terdampak banjir di daerah Bengkuring, Griya Mukti, dan Gunung Lingai banyak yang sudah mengeluhkan gejala penyakit mulai dari gatal-gatal, hipertensi, dan terdapat beberapa warga yang mengalami cedera," ungkap Hendra AH.

Hendra AH menambahkan hingga saat ini belum terdapat warga yang mengungsi akibat banjir. Karena lebih memilih bertahan di rumah atau pindah sementara ke rumah kerabat. Namun dirinya memastikan jika diperlukan tenda pengungsian milik BPBD telah siap untuk digunakan. (yog)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait