`

Keren...!, Ada Kebudayaan Indonesia di PUBG

Keren...!, Ada Kebudayaan Indonesia di PUBG Ilustrasi

STV.CO.ID – Tencent Games dan PUBG Corp merilis data bahwa jumlah pemain PlayerUnknown's Battleground (PUBG) di Indonesia menjadi yang terbanyak kedua di dunia.

Animo masyarakat yang tinggi ini membuat pihak PUBG Corp memberikan apresiasi dengan menghadirkan konten budaya nusantara di item-item PUBG.

Konten lokal antara lain, kostum batik, kaus barong, baju pangsi (khas Betawi), hingga aksesori topeng ondel-ondel. Konten lokal tersebut dihadirkan dalam item-item game.

''Ini bagian dari dedikasi kami untuk menciptakan konten lokal di dalam game sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia,'' terang Direktur Pemasaran PUBG Mobile Asia Tenggara Oliver Ye. dikutip dari JPNN.com.

Selain menghadirkan konten lokal dalam item-item game, Tencent Games dan PUBG Corp menyajikan program khusus Glory of Ramadan. Program tersebut dihadirkan sepanjang puasa. Melalui program itu, pemain bisa mendapat berbagai macam hadiah. Mulai pakaian hingga battle points.

Bukan hanya itu, PUBG Mobile juga bekerja sama dengan Polri. Mereka akan menghadirkan pop up booth di berbagai rest area mudik. ''Untuk mendukung tradisi mudik Lebaran di Indonesia," kata Ye.

Pada kesempatan itu, Ye juga meluncurkan sistem pembatasan waktu bermain PUBG. Sistem tersebut dibuat untuk mencegah pemain kecanduan bermain game. ''Sistem itu mengingatkan pemain agar tak terlalu lama bertempur,'' ujarnya.

Ye berharap, melalui cara itu, perusahaannya bisa berkontribusi positif menciptakan ekosistem permainan e-sport yang lebih sehat. Sistem ternyata dibuat juga untuk menyikapi kebijakan beberapa negara yang melarang PUBG. Misalnya, Nepal yang beralasan permainan itu penuh kekerasan dan memberikan efek kecanduan bagi anak-anak. (*)

 

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait