`

Daftar ke PDIP, Andi Harun Tak Mau Jadi Nomor Dua

Daftar ke PDIP, Andi Harun Tak Mau Jadi Nomor Dua Proses pengambilan formulir tim Andi Harun di DPC PDIP Samarinda.

STV.CO.ID, Samarinda – Andi Harun, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Timur, menyatakan diri maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Samarinda 2020. Keseriusan Andi Harun diperjelas dengan mengambil formulir pendaftaran ke Dewan Pimpinan Cabang PDIP Samarinda.

Andi Harun diwakili oleh Helmi Abdullah, Ketua DPC Gerindra Samarinda, mendaftar ke PDIP. Diketahui formulir yang diambil oleh Andi Harun adalah untuk mengisi posisi pencalonan wali kota dari PDIP. "Kami tetap meminta posisi pertama (wali kota) dalam pilwali nanti, bukan yang kedua (wakil wali kota)," kata Helmi.

Didampingi rombongan, pendaftaran Andi Harun ke PDIP ini diterima langsung Ahmad Sofyan, selaku ketua panitia pendaftaran Balon Pilwali Samarinda 2020 mendatang. 

Terkait uang pendaftaran sebesar Rp 25 juta sebagai persyaratan pengambilan formulir, Ahmad mengaku keseluruhan biaya itu nantinya akan digunakan untuk sosialisasi balon pilwali yang sudah mendaftar. Baik sosialisasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang tersebar di 10 kecamatan, hingga ranting yang tersebar di 59 kelurahan di Samarinda.

"Rp 25 juta itu bukan imbalan, tapi dana itu akan digunakan untuk sosialisasi ke tingkat PAC dan ranting. Lagi pula, balon pilwali yang mendaftar ke PDIP, nantinya akan diikutkan sekolah partai yang dilangsungkan di Jakarta," papar Ahmad.

Diketahui, sejak 2-10 September 2019, DPC PDIP Samarinda membuka waktu pengambilan formulir pendaftaran balon pilwali Samarinda. Kemudian 11-17 September 2019, dijadwalkan waktu pengembalian formulir. "Saat ini baru Apri Gunawan dan Edy Kurniawan, yang terkonfirmasi akan mengembalikan formulir pada 16 September nanti, 4 orang lainnya belum memberikan kepastian," tutup Ahmad.

Sejak dibuka pada 2 September 2019 lalu, sudah ada beberapa nama balon Wali Kota Samarinda, yang mendaftar ke DPC PDIP. Mereka adalah Edy Kurniawan, Apri Gunawan, M Barkati, Meiliana, Zairin Zain, dan yang terakhir yaitu Andi Harun. (sam)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait