`

Gubernur Minta Jadwal Ulang, Pembahasan IKN di DPRD Kaltim Ditunda

Gubernur Minta Jadwal Ulang, Pembahasan IKN di DPRD Kaltim Ditunda Suasana Ruang Rapat DPRD Kaltim

STV.CO.ID, Samarinda – Rencana DPRD dan Pemprov Kaltim untuk membahas rencana pemindahan ibu kota negara (IKN), yang sejatinya dijadwalkan pada Rabu (6/11/19) hari ini, disepakati ditunda. Keputusan ini diambil setelah adanya permintaan Isran Noor, Gubernur Kaltim agar pertemuan dijadwalkan ulang.

Rencana penundaan pertemuan itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kaltim Andi Harun. Kepada wakil rakyat yang lain, permintaan penundaan pembahasan IKN disampaikan secara resmi melalui surat dari Pemprov Kaltim.

"Sementara minta tunda karena saya ada rakor regional organisasi se-Kalimantan di Balikpapan," ucap Andi Harun saat membacakan disposisi yang ditulis tangan oleh Gubernur.

Dalam surat yang diterima pimpinan DPRD Kaltim, pemprov menyampaikan jika gubernur berhalangan hadir karena sudah lebih awal memiliki agenda kerja di Balikpapan. Sehingga tidak dapat menghadiri agenda yang telah dibuat DPRD Kaltim.
"Saat bertemu saya pagi tadi, beliau memang sudah siap-siap ke Balikpapan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kaltim Muhammad Samsun menyampaikan, agenda pertemuan dengan pemprov memang mesti dijadwalkan rutin. Utamanya dengan gubernur sebagai kepala daerah.

"Agenda ini perlu untuk memperlancar komunikasi. Kami ingin setiap bulan ada koordinasi antara pemerintah dan dewan. Supaya permasalahan yang ada di masyarakat bisa disikapi segera," kata dia.

Agenda pertemuan IKN yang ditunda tersebut hanya menjadi salah satu agenda dewan dengan pemerintah. Ke depannya, akan ada banyak agenda yang bisa dibahas. Terutama terkait persoalan pembangunan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

"Agenda pertama yang kita bahas memang terkait soal IKN. Tetapi pada pertemuan selanjutnya bisa membahas yang lain. Pertemuannya bisa di Dewan, bisa juga di Pemprov," ujarnya.

 

 

 

 

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait