`

Harga Tanah di Semoi II Naik Lima Kali Lipat

Harga Tanah di Semoi II Naik Lima Kali Lipat Desa Semoi II Sepaku

STV.CO.ID, Penajam Paser Utara – Setelah diumumkannya Kecamatan Sepaku dan Samboja sebagai lokasi ibu kota negara (IKN) yang baru, harga tanah di dua kecamatan tersebut langsung melambung tinggi.

Desa Semoi II, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, digadang menjadi salah satu titik pembangunan IKN baru. Desa seluas 6.000 hektare ini, dihuni oleh 3.600 jiwa dari 942 kepala keluarga. Mayoritas warga di desa ini berpencaharian sebagai petani perkebunan, yakni perkebunan sawit, perkebunan karet, perkebunan lada, hortikultura, dan persawahan. 

Kepala Desa Semoi II, Sepaku, Hadi Muntoro mengatakan, pihaknya mempersiapkan petani di desanya, agar bisa bersaing dengan pendatang. "Dengan datangnya pendatang yang kurang lebih satu juta itu tentunya banyak menambah lapangan pekerjaan. Dengan tanaman konsumsi setiap hari harus ditingkatkan," ujar Hadi.

Kepala Desa Semoi II, Sepaku, Hadi Muntoro

Dengan luasnya lahan pertanian di Desa Semoi II ini, Hadi mengaku hingga saat ini harga tanah di desanya naik hingga lima kali lipat. "Masyarakat di sini sangat antusias dengan pindahnya ibu kota negara. Harga tanah di sini bisa dikatakan meroket, yang tadinya per meter persegi hanya di angka 15-20 ribu, kini mencapai 60-70 ribu, bahkan bisa mencapai 100 ribu," terang Hadi.

Hadi mengatakan telah mendapat surat edaran dari bupati dan camat agar membatasi pembuatan surat tanah. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi tumpang tindih lahan, serta mencegah sengketa antar warga.

"Pemerintah desa dilarang mengeluarkan surat tanah yang baru, supaya masyarakat tidak mengaku serta mengklaim terhadap tanah tidak bertuan," pungkasnya. (fdl)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait