`

Komisi I DPRD Kaltim Resmi Dibentuk, Persoalan Tanah jadi Fokus Utama

Komisi I DPRD Kaltim Resmi Dibentuk, Persoalan Tanah jadi Fokus Utama Jahidin, Ketua Komisi I DPRD Kaltim

STV.CO.ID, Samarinda - Seluruh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kaltim telah resmi dibentuk dan diumumkan dalam rapat paripurna, Selasa, (15/10/2019). Enam anggota dewan ditunjuk sebagai ketua AKD, di luar badan anggaran dan badan musyawarah yang secara otomatis dijabat oleh unsur pimpinan dewan. 

Jahidin diketahui menjadi Ketua Komisi I DPRR Kaltim, membidangi persoalan hukum dan hak asasi manusia. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa, ini pun tengah bersiap menyusun langkah-langkah guna mengambil kebijakan untuk menyelesaikan persoalan yang banyak dilaporkan. 

Persoalan spekulan tanah disebut menjadi salah satu fokus utamanya, terlebih posisi Kaltim saat ini yang telah diumumkan sebagai ibu kota negara (IKN) baru menggantikan DKI Jakarta.

"Seperti kita ketahui bersama bahwa Kaltim mendapatkan kepercayaan untuk menjadi ibu kota negara. Ini menjadi tantangan untuk komisi satu, karena saya yakini akan banyak permasalahan," ujarnya.

Orang yang periode sebelumnya menduduki posisi sekretaris komisi satu ini berujar, hingga saat ini telah banyak tunggakan surat pengaduan masyarakat, yang juga belum diselesaikan. Sengketa tanah menjadi laporan terbanyak yang diterimanya. Nantinya jika pihaknya menerima laporan terkait adanya permasalahan kepemilikan tanah, dewan akan memposisikan diri sebagai fasilitator. 

"Kami posisinya fasilitator saja. Nanti jika memang arahnya ke perdata kami arahkan ke sana. Kalau memang bisa diselesaikan melalui mediasi ya, Alhamdulillah," imbuhnya.

Diketahui posisi Wakil Ketua Komisi I Kaltim, diduduki oleh Yusuf Mustofa politisi Partai Golkar, sementara posisi sekretaris akan ditempati oleh Nasiruddin, politisi PAN. (fan/adv)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait