`

Menang Festival Gapura, Kontingen Muara Enggelam Diundang ke Istana Negara

Menang Festival Gapura, Kontingen Muara Enggelam Diundang ke Istana Negara Warga berkumpul di depan Gerbang Desa Muara Enggelam

STV.CO.ID, Kutai Kartanegara - Desa Muara Enggelam kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini, desa yang berstatus desa tertinggal ini menjadi salah satu dari 10 pemenang Festival Gapura Cinta Negeri (FGCN) kategori umum, yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI.

Atas prestasi ini, Kepala Desa Muara Enggelam, bersama Panitia Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI Desa Muara Enggelam, mendapat undangan resmi dari Panitia FGCN untuk bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Negara.

Berdasarkan undangan panitia, sebanyak tiga orang akan diberangkatkan ke Jakarta. Yakni Ramsyah sebagai Koordinator, Juhar selaku Kepala Desa Muara Enggelam, dan Ridwan, Ketua Panitia HUT ke-74 Kemerdekaan RI Desa Muara Enggelam.

Ramsyah, Koordinator sekaligus Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bersinar Desaku Muara Enggelam, mengatakan pihaknya akan berangkat menuju Jakarta pada Sabtu (31/8/2019). Lalu pada hari Minggu (1/9/2019) akan dilakukan city tour oleh Panitia FGCN bersama para pemenang. Selanjutnya, puncak acara penganugrahan piala FGCN akan dilaksanakan pada Senin (2/9/2019), di Istana Negara. "Katanya sih ada rundownnya, cuma lebih jelasnya belum dishare ke saya, seperti itu cerita panitia yang memfasilitasi kami," kata Ramsyah.

Ramsyah mengaku, tidak menyangka cita-citanya bertemu dengan Presiden Jokowi akan terwujud. "Kita bersyukur kepada Allah diberi kesempatan bertemu Presiden Jokowi. Bertemu presiden ini memang yang saya impikan, mudahan saya sehat saat berangkat dan bertemu presiden," ujar Ramsyah.

Saat bertemu presiden nantinya, Ramsyah akan menyampaikan aspirasi terkait rencananya membuat kampung warna-warni di Desa Muara Enggelam.

Menurut Ramsyah, prestasi ini tidak terlepas dari peran dan antusias masyarakat beserta perangkat desa. "Antusias pemuda artinya sangat mudah digerakkan, ini imbas dari pemerintahan desa, khususnya kepala desa yang banyak memberikan keteladanan bagi masyarakat," terang Ramsyah.

Sebelumnya, FGCN diikuti 1.793 peserta, yang terdiri dari 1.456 peserta kategori umum, dan 337 peserta kategori lembaga/ instansi/ perusahaan/ dan organisasi. Kemudian diseleksi menjadi 10 pemenanh pada kategori umum, dan 3 pemenang pada kategori lembaga/ instansi/ perusahaan/ dan organisasi. "Pengumuman terbaiknya nanti akan diumumkan saat penganugrahan tanggal dua. Untuk hadiah yang masuk nominasi mendapat satu piala, piagam, dan uang tunai Rp 50 juta," pungkasnya. (fdl)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait