`

Prabowo Jadi Menteri, Budi Satrio Djiwandono Sebut Berpengaruh ke Suhu Politik Kaltim

Prabowo Jadi Menteri, Budi Satrio Djiwandono Sebut Berpengaruh ke Suhu Politik Kaltim Budi Satrio Djiwandono, Anggota DPR RI dapil Kaltim

STV.CO.ID, Jakarta – Selama dua hari, sejak 21 – 22 Oktober 2019, Presiden Jokowi melakukan audiensi dengan sejumlah tokoh yang diduga masuk dalam jajaran Kabinet Kerja Jilid II.

Dari semua tokoh yang datang, nama Prabowo yang menjadi pusat perhatian. Kedatangan rival Jokowi di Pilpres 2019 ini menjadi penyegar pasca pilpres April lalu.

Atmosfer politik yang cair ini diprediksi akan merambat ke pilkada serentak di Kaltim tahun 2020. Diketahui ada 9 kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada.

Budi Satrio Djiwandono, Anggota DPR RI dapil Kaltim, turut memberikan komentar terkait kondisi ini. Dirinya mengakui partai Gerindra dan PDI Perjuangan memiliki kesamaan ideologi.

“Gerindra dan PDI Perjuangan memiliki kesamaan ideologi. Kalau nanti kita bersama-sama di Pilkada serentak, ya tidak heran,” ujar Budi Satrio.

Untuk di Kaltim, Budi Satrio tidak menampik partainya dan PDI Perjuangan bergandengan meski terlalu dini. “Saya rasa sekarang terlalu awal untuk kita simpulkan, tapi tidak menutup kemungkinan kita berkoalisi,” lanjutnya.

Diujung, Budi Satrio menegaskan instruksi Prabowo Subianto selaku ketua umum untuk membangun kerja sama dengan partai politik yang memiliki kesamaan visi dan misi.

“Pak Prabowo selau mengajarkan kader partai Gerindra, demi kepentingan bersama, kepentingan rakyat, kepentingan besar, kita siap bergandengan dengan teman-teman yang punya tujuan yang sama,” pungkasnya. (Redaksi STV)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait