`

Puluhan Bangunan Liar di Lapangan Merdeka Gerilya Ditertibkan Satpol PP

Puluhan Bangunan Liar di Lapangan Merdeka Gerilya Ditertibkan Satpol PP Pembongkaran bangunan liar oleh Satpol PP Samarinda

STV.CO.ID, Samarinda – Anggota Satpol PP Samarinda melakukan penertiban bangunan liar yang berada di kawasan Lapangan Merdeka, Jalan Gerilya, Sungai Pinang, Kamis (22/8/2019), sekitar pukul 09.00 Wita.

Penertiban kawasan tersebut sejatinya dilakukan sejak 2017, namun baru hari ini dapat direalisasikan. "Hari ini baru kami realisasikan, dan juga arahan dari pimpinan kami untuk segera dirapikan sejumlah bangunan tersebut," tutur Darham, Kepala Satpol PP Samarinda.

Sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada kelurahan dan kecamatan di wilayah tersebut. Warga yang berada di Lapangan merdeka diberikan waktu selama sepekan, terhitung sejak 15 Agustus hingga waktu pembongkaran. Sebanyak 20 bangunan liar berupa kios kaki lima, warung kopi, bangunan semi permanen, dan lain-lain akhirnya dibongkar petugas.

"Kami sudah melakukan sosialisasi, jadi tidak mungkin kami asal bongkar sebelum ada pemberitahuan. Maka dari itu, hari ini baru kami lakukan pembongkaran," tambahnya.

Pihaknya berharap agar pengelola lapangan bisa mengatur bangunan tersebut jika akan dibangun secara legal. "Selanjutnya pengelola lapangan yang mengatur, mudah-mudahan bisa dibangun yang bagus, dibuatkan izinnya, karena ini tanah wakaf bukan pemerintah. Agar nantinya terlihat rapi dan enak dipandang," jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan pedagang buah yang berada di atas trotoar maupun parit jalan, sudah sering dilakukan penertiban. "Mereka sudah kami tertibkan, tapi mereka balik lagi, begitu terus," ungkapnya.

Hal berbeda disampaikan Sarifuddin, Pengelola Lapangan Merdeka, yang menuturkan tidak pernah mendapatkan surat pemberitahuan terkait pembongkaran ini. "Tidak ada pemberitahuan sama sekali, baik dalam rapat kelurahan maupun kecamatan kami tidak ada dilibatkan. Sebenarnya, kalau mau dibongkar ataupun dirapikan saya setuju, tetapi paling tidak ada pemberitahuan dan ini lapangan bola bukan taman jadi ada pengelolanya," ucap Sarifuddin. (la)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait