`

Sempat Alot, AKD DPRD Kaltim Resmi Dibentuk

Sempat Alot, AKD DPRD Kaltim Resmi Dibentuk Rapat Paripurana Pembentukan AKD DPRD Kaltim

STV.CO.ID, Samarinda - Rapat paripurna Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kaltim, rampung dibahas hari ini, Selasa (15/10/2019). Paripurna yang digelar di ruang rapat, lantai 6, Gedung D DPRD Kaltim, menyepakati enam ketua Alat AKD, di luar badan anggaran dan badan musyawarah yang otomatis dijabat oleh unsur pimpinan DPRD Kaltim. Enam ketua AKD tersebut adalah:

Komisi I DPRD Kaltim, membidangi hukum dan HAM
- Ketua: Jahidin (PKB) 
- Wakil: Yusuf Mustafa (Golkar)
- Sekretaris: M Nasiruddin (PAN)

Komisi II DPRD Kaltim, membidangi keuangan dan perekonomian
- Ketua: Veri Diana Wang Huraq (PDIP) 
- Wakil: Baharuddin Demmu (PAN)
- Sekretaris: Bagus Susetyo (Gerindra)

Komisi III DPRD Kaltim, membidangi pembangunan
- Ketua: Hasanudin Mas'ud (Golkar) 
- Wakil: Agus Suwandi (Gerindra)
- Sekretaris: H Baba (PDIP)

Komisi IV DPRD Kaltim, membidangi sosial masyarakat dan pendidikan
- Ketua: Rusman Ya'qub (PPP)
- Wakil: Ely Hartaty Rasyid (PDIP)
- Sekretaris: Salehuddin (Golkar)

Bapemperda 
- Ketua: Muspandi (PAN) 
- Wakil: Masykur Sarmian (PKS) 

Badan Kehormatan DPRD Kaltim
- Ketua: Andi Harun (Gerindra) 

Makmur HAPK, Ketua DPRD Kaltim mengatakan, dengan terbentuknya alat-alat kelengkapan DPRD Kalimantan Timur ini, maka secara sah dan resmi 55 anggota dewan dapat melaksanakan tugas, fungsi dan wewenang pada AKD tersebut.

"Semoga dengan telah ditetapkannya alat-alat kelengkapan DPRD  Kaltim ini kami dapat lebih meningkatkan optimalisasi peran dan fungsi anggota dewan kedepannya,” ucapnya.

Mengingat pada saat ini tugas dan wewenang dewan dirasakan semakin kompleks, Makmur menyatakan dengan adanya berbagai perubahan dan tuntutan masyarakat yang semakin luas, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, apalagi dikaitkan dengan era kebebasan dan transparansi sebagai konsekuensi logis dalam kehidupan berdemokrasi maka alat-alat kelengkapan DPRD Kaltim akan segera melaksanakan tugas dan fungsinya.

Diminta tanggapannya terkait penunjukannya sebagai ketua komisi II, Veri Diana Wang Huraq berujar ini hanyalah formalitas saja. "Tentu menjadi ketua ini hanya formalitas saja karena kerjanya tetap kolektif, jadi semua anggota komisi II punya peran yang sama," pungkasnya. (fan/adv)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait