`

Spesialis Curi Motor, Jual lewat Facebook

Spesialis Curi Motor, Jual lewat Facebook Pelaku diamankan kepolisian

STV.CO.ID, Samarinda – Unit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang berhasil menangkap dua pelaku pencurian bermotor (curanmor) di Samarinda Seberang. Pelaku bernama Aap (36) dan Anjas (35), diamankan pada Selasa (17/9/2019) di Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang.

Sebelum melakukan aksinya, kedua pelaku terlebih dahulu menyewa satu unit sepeda motor untuk digunakan beraksi. Setelah berkeliling mencari motor yang hendak dicuri, seperti motor yang terparkir di luar pagar rumah, pelaku langsung melakukan pembobolan dengan bermodalkan sejumlah anak kunci. Meski dalam keadaan terkunci setang, pelaku berhasil membawa kabur motor tersebut.

"Pelaku membawa sejumlah anak kunci, terus satu per satu kunci dicoba hingga akhirnya bisa menghidupkan motor, dan dibawa kabur oleh pelaku," tutur Kompol I Ketut Gede Suardana, Kapolsekta Sungai Kunjang.

Setelah mendapati motornya raib, korban pun melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Tidak berselang lama, kepolisian mendapatkan informasi mengenai adanya seseorang yang hendak menjual sepeda motor.

Setelah dicocokkan dengan laporan motor hilang, polisi langsung mendatangi rumah pelaku, guna memastikan dan menangkap pelaku yang berada di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang. Sore harinya, kedua pelaku diamankan, beserta barang bukti kendaraan motor hasil curian, dan sejumlah anak kunci yang digunakan pelaku untuk beraksi.

"Pelaku melakukan aksinya waktu dini hari, dan berhasil kita amankan sore harinya. Motor tersebut belum sempat terjual, namun rencananya akan dijual dengan harga Rp 3 juta," tuturnya.

Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan. Aap mengaku telah melakukan aksinya sebanyak tiga kali. Motor hasil curian biasanya ia jual seharga 2,5-3 juta rupiah. "Jual ke orang-orang di perkebunan. Jualnya melalui media sosial Facebook, tapi yang ini belum sempat terjual, karena keduluan ditangkap," tutur Aap.

Aap menjelaskan, selama melakukan aksinya, ia selalu membawa sejumlah anak kunci untuk membobol setop kontak motor, dengan cara mencoba kunci satu demi satu.

"Diajarin teman. Selama ini memang pakai kunci itu aja. Sebelumnya belum pernah tertangkap, baru kali ini tertangkap. Dan hasil penjualan biasanya kami bagi dua," jelasnya.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara kurangan lebih 5 tahun. (la)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait