Sudah 31 Nyawa Melayang di Lubang Bekas Tambang

Jaringan Advokasi Tambang atau Jatam Kaltim mendesak Pemprov Kaltim untuk memberikan pengawasan lebih, terhadap kewajiban reklamasi perusahaan tambang. Sebab sejumlah pelanggaran dan kejadian hingga menghilangkan 31 nyawa di lubang tambang, dinilai akibat kurangnya pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi.

 

STV makin update!
Yuk unduh aplikasinya sekarang.
Jadilah yang pertama "Share This Video".

Klik Share This Video untuk unduh.

Admin - STV Samarinda
Kamis, 08 Nov 2018 09:41 WITA