`

Suhu Politik di Kukar Masih Dingin, Baru PDIP yang Buka Pendaftaran

Suhu Politik di Kukar Masih Dingin, Baru PDIP yang Buka Pendaftaran Solikin Ketua DPC PDIP Kutai Kartanegara

STV.CO.ID, Kutai Kartanegara - Iklim politik pemilihan bupati dan wakil bupati di Kutai Kartanegara masih dingin, bahkan hingga kini baru satu partai politik yang membuka pendaftaran penjaringan bakal calon yakni PDIP Kukar.

Dibuka sejak 2 September 2019 lalu, baru dua bakal calon bupati yang mengambil formulir pencalonan di DPC PDIP Kukar.

Solikin, Ketua DPC PDIP Kukar, mengatakan hingga kini yang mengambil formulir pendaftaran yakni Edi Damansyah dan Surfani politisi Partai Hanura. Namun rencananya pada hari Rabu (11/9/2019), Marwan dari Partai Nasdem dan Darlis Pattolangi dari PAN dijadwalkan akan mengambil formulir pendaftaran.

"Hari ini Surfani mengambil formulir melalui perwakilannya, dan direncanakan besok itu ada Ketua Nasdem sama PAN, Marwan dan Darlis," ujar Solikin.

Menurut Solikin, DPC PDIP Kukar hanya menerima berkas pendaftaran, yang menentukan nantinya adalah DPP PDIP. “Pertimbangan DPP PDIP untuk memilih bakal calon bupati dan wakil bupati, melalui hasil survey internal, yang ditarget hingga bulan Desember. Kalau ingin mencalonkan dari PDIP harus kerja dari sekarang, supaya hasil surveynya tinggi," kata Solikin.

PDIP juga akan berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung  bakal calon bupati dan wakil bupati Kutai Kartanegara, karena PDIP Kukar tidak bisa mengusung sendiri, karena hanya memiliki 7 kursi di parlemen, sehingga butuh dua kursi lagi untuk melengkapi syarat. "Kita sudah berkomunikasi dengan semua partai. Kepada ketua partai ini kan kita berteman semua," terang Solikin.

Menurut Solikin, calon yang diingiinkan PDIP yang paling utama yakni berpihak pada rakyat. "Yang pasti berpihak pada rakyat, anggarannya murni untuk rakyat, dan yang bersih," pungkasnya. (fdl)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait