`

Taekwondo Kaltim Bersiap Hadapi Pra PON di Banten

Taekwondo Kaltim Bersiap Hadapi Pra PON di Banten Kontingan taekwondo Kaltim

STV.CO.ID, Samarinda – Kontingen Kaltim cabang olahraga taekwondo bersiap menghadapi Pra PON di Tangerang, Banten, pada 26-29 September 2019. Sebanyak 31 atlet, 8 pelatih, 1 manager dan 1 official dilepas guna mengikuti Pra PON pada Jumat (20/9/2019) di Aula Koni Kaltim.

Andi Harun, Wakil Ketua KONI Kaltim, menargetkan sebanyak mungkin perolehan medali di Pra PON Banten. Bahkan, Andi Harun telah menyiapkan bonus kepada atlet peraih medali emas di ajang Pra PON dan PON. Untuk peraih medali emas di Pra PON akan diganjar bonus Rp 5 juta, sementara di PON dijanjikan bonus sebesar Rp 10 juta.

"Saya sengaja tidak memberikan bonus peraih perak dan perunggu, agar memotivasi kepada altet untuk meraih medali emas," tutur Andi Harun, saat melepas kontingen taekwondo Kaltim.

Alfons T Lung, Sekretaris Pengprov TI Kaltim mengatakan, meski KONI Kaltim hanya memberikan jatah pemusatan latihan selama satu bulan, namun menuju Pra PON Banten, mereka menggelar pemusatan latihan selama tiga bulan, yang dipusatkan di Gedung Dojang Taekwondo, Polder Air Hitam. 

Kontingen berangkat terbagi menjadi 3 kloter. Dua kloter pertama berangkat lebih dulu sejak pekan lalu untuk mengikuti dua turnamen yakni Kapolri Cup dan Menpora Cup. Dua turnamen ini nantinya akan digelar di Jakarta. "Atlet ada yang berangkat sejak 16 September dan yang ada ikuti pelepasan sekitar 16 atlet akan berangkat 24 September," ungkapnya.

Sementara itu, Rusdiansyah Aras, Ketua KONI Kaltim mengatakan, pada PON X yang berlangsung pada tahun 1981 silam, taekwondo Kaltim berhasil meraih medali emas melalui Dirk Richard. Setelah itu, dari PON ke PON, taekwondo selalu meraih prestasi membanggakan.

"Harapan kami dari KONI, Taekwondo Kaltim harus bisa sumbangkan medali emas, karena taekwondo menjadi salah satu cabor andalan Kaltim, selain gulat," terangnya. 

Rusdi menambahkan, KONI Kaltim hanya akan memberangkatkan atlet yang masuk dalam zona medali ke PON. "Ini pemicu bagi para atlet untuk bisa tampil secara maksimal. Saya berpesan, tetap fokus, dengarkan instruksi pelatih dan jangan lengah. Prestasi Anda hanya ditentukan dalam sekian detik," tutupnya.  (la)

Penulis: Redaksi STV.CO.ID

Artikel Terkait